Kabut menerpa bumi
Selimuti langkah tak pasti
Diam dan buta namun tak mati
Berjalan di tengah hari nan sepi
Pedang terhunus patah dan remuk
Menebas angin mengiris jiwa
Peluh mengering dalam kehampaan
Ketika cahaya merekah merah membara
Degup jantungpun keras menghentak
Kilat menyambar dan jiwa menghilang
Waktu terhenti dan bibir terkunci
Diam membeku namun tak mati